Home > Movie > Oppai Volleyball

Oppai Volleyball

Movie: Oppai Volleyball
Romaji: Oppai Baree
Japanese: おっぱいバレー
Director: Eiichiro Hasumi
Writer: Yoshikazu Okada, Munenori Mizuno (novel)
Producer: Toru Horikoshi, Ryuhei Chiba, Shuji Abe, Shigeyuki Endo, Yoshitaka Hori, Shinichiro Nishigaki, Fumihiro Hirai
Cinematographer: Hiromitsu Nishimura
World Premiere: March 19, 2009 (Okinawa International Movie Festival)
Release Date: April 18, 2009
Runtime: 102 min.
Studio: Warner Bros.
Distributor: Toei

Cast

Haruka Ayase … Mikako Terashima
Munetaka Aoki … Kazuki Jo
Toru Nakamura … Kenji Horiuchi
rest of cast listed alphabetically:
Seiji Fukushi … Mikako’s ex-boyfriend
Masaki Honjô … Kengo Sugiura
Yoshie Ichige … Wife of Mikako’s mentor
Takuya Ishida … Senior on volleyball team
Haruki Kimura … Ikuo Hirata
Ryûichirô Megumi … Taku Eguchi
Ken Mitsuishi … Head Coach
Suzuka Ohgo … Mikako Terashima – high school
Yoshihiro Tachibana … Yoshiki Jo
Hiromasa Taguchi … Coach of men’s volleyball team
Kent Takahashi … Yasuo Kusunoki
Takuya Yoshihara … Kohei Iwasaki

***

“In front of me no road, Behind me a road is made.”

Oppai BareHaruka Ayase

Baka!!mimisan!

Diangkat dari sebuah novel berjudul sama karangan Mizuno Munenori (2006). Film ini berlatarkan di tahun 1980-an, sebuah kota di daerah perbukitan (lokasi di Kitakyushu, prefektur Fukuoka), menceritakan tentang seorang sensei muda nan cantik bernama Mikako Terashima (kenapa cantik? karena sisanya laki-laki dan wanita paruh baya) yang terdampar di sebuah SMP pinggiran, terlihat dari banyaknya bukit (sesuai dengan temanya, oppai), mungkin itu juga yang ingin digambarkan dari setting film ini (yang ini hanya kesimpulan ngasal).

ngintip klub tenis!! Jo

kawaii~ <3 ayo tunjukkan oppai sensei!!

Mimpi buruk tidak sampai disitu saja, karena sensei tersebut harus menangani tim volleyball laki-laki yang dikenal sebagai follyball karena saking useless-nya (main saja gak pernah, ditambah lagi membernya cuma 5!). Yang menjadi kelebihan dari para member tim tersebut hanyalah libido yang kelewat batas untuk anak SMP. Dalam pikiran mereka hanyalah wanita dan boops, bener-bener terdidik jadi pervert sejak kecil, didukung wajah mesum yang cukup pantas menjadi produser atau pemain JAV nantinya. Untungnya ada satu anggota yang lebih normal, bernama Jo yang datang sebagai key player, karena cuma dia yang bisa bermain voli. Ia pun akhirnya menjadi oppai-mania bersama 5 temannya.

lagi nonton JAV

Sejak menjadi penanggung jawab, selain beban memoles tim itu menjadi lebih berguna, Terashima sensei terus dihantui oleh kata-kata “Oppai”, kenapa? karena itulah yang ia janjikan untuk ‘dipersembahkan’ kepada tim voli bila menjadi pemenang di kejuaran antar sekolah. Keputusan yang sangat sulit dihadapi oleh seorang guru, kalau menang rugi, kalah juga rugi. Tapi karena tekadnya untuk tidak membohongi muridnya, ia pun tidak mencabut ‘janji’ tersebut.
Seperti biasa, dalam film Jepang yang boleh dibilang ‘standar’ pastinya menonjolkan nilai persahabatan, tekad tingkat tinggi, semangat membara, dengan sedikit bumbu percintaan segitiga, oya, jangan lupakan cinta monyet jaman SMP. Kelucuan yang ditampilkan pun cukup menghibur, komikal banget.
Intinya, from zero to hero, kejarlah mimpimu, jangan lupakan majalah porno dan video idol ber-bikini ria. Benar-benar tipikal film Jepang.
Unsur komedi, drama dan suasana nostalgia cukup tersampaikan dengan baik dalam film ini. Karenanya film ini berhasil meraih posisi pertama dalam Okinawa International Movie Festival pada 19 dan 22 Maret lalu.
Apakah mereka berhasil meraih impian? dan menjadi juara?
Apakah Terashima sensei bersedia ‘memberikan’ oppainya?
Apakah Terashima sensei berhasil menjadi guru yang baik dan menepati janjinya?

“Watashi no oppai wo miru tame ni, GANBARINASAI!”

Mulai bersemangat lagi!! OPPAI!!!

Arigatou, Oppai sensei!!

Fin

NB : Lupakan wajah tolol tim voli, lupakan fashion tahun 80-an, lupakan lagu mendayu-dayu nan melankolis, lupakan keajaiban klise dalam olahraga. You should watch for this ‘oppai’. Ada yang tau namanya?

NICE OPPAI!

Advertisements
Tags: , ,
  1. 2009/12/05 at 1:27 am

    wah foto paling bawah sendiri maut banget ho!
    ini film nyerempet2 ga si?
    oppai artinya apa? hehehe

  2. 2009/12/05 at 1:06 pm

    hehehe, mayan mawut kan?
    gak nyerempet sama sekali
    hehehe, kalopun iya uda ta kasi warning BB17
    Oppai artine susu, dada, wkwkwkwkwk

  3. 2009/12/06 at 12:39 am

    ahahahahah, ane tertarik pinjem pelem ini dirental karena ada embel-embel nya “Oppai”… wkwkwkwkkwkw

    tapi sayangnya sampe sekarang ane belom nonton… :hammer:

    • 2009/12/06 at 2:16 pm

      judulnya tidak seprovokatif ceritanya
      bagusan PING PONG,
      hehehe
      :ngacir

  4. burigifu
    2009/12/08 at 9:12 am

    film yang hangat, saya suka settingnya 80an
    terasa hangat ketika melihatnya,
    paling seneng pembukanya, kocak abis deh

    ” 60km/hour is an a cup, 80km/hour is a b cup, 100km/hour is a c cup “

    • 2009/12/08 at 1:16 pm

      iya, emang openingnya kocak banget, hehehehe
      musiknya juga 80s banget, hehehehe
      dan itu salah satu quote paling menarik
      xD

      thx for visiting dude, 🙂

  5. Seshun.kyousoukyoku
    2016/05/08 at 8:42 pm

    Itu gadis yg paling bawah nama nya spa gan ?? _😁😁

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: